7 Langkah Mudah Aqiqah Sesuai Sunnah Biar Berkah
Bingung gimana sih caranya aqiqah yang bener sesuai tuntunan agama? Pengennya sih semua sesuai sunnah, tapi kok rasanya ribet ya? Tenang, kamu gak sendirian kok!
Banyak orang tua yang pengen banget ngadain aqiqah buat buah hatinya, tapi gak tau harus mulai dari mana. Nah, di sini kita bakal bahas tuntas tata cara aqiqah sunnah biar kamu gak bingung lagi.
Memahami Aqiqah Sunnah: Apa dan Kenapa?
Aqiqah itu ibadah yang dilakukan sebagai bentuk syukur atas kelahiran anak. Hukumnya sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan buat dikerjakan.
Kenapa sih penting aqiqah? Karena ini adalah cara kita nunjukin rasa syukur ke Allah SWT atas karunia seorang anak. Selain itu, aqiqah juga bisa jadi sarana berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Tata Cara Aqiqah Sesuai Sunnah: Langkah Demi Langkah
Biar aqiqah anakmu makin berkah, yuk simak tata caranya sesuai sunnah berikut ini:
1. Pilih Hewan Aqiqah yang Sesuai Syariat
Hewan yang paling afdhol buat aqiqah adalah kambing atau domba. Jumlahnya buat anak laki-laki dua ekor, sedangkan anak perempuan satu ekor.
Pastikan hewan aqiqah sehat, gak cacat, dan udah cukup umur ya. Hindari memilih hewan yang kurus atau sakit.
2. Laksanakan Penyembelihan dengan Benar
Penyembelihan hewan aqiqah sebaiknya dilakukan oleh orang yang paham tata caranya. Pastikan membaca basmalah dan shalawat sebelum menyembelih.
Arahkan hewan ke kiblat saat menyembelih. Potong tiga saluran utama di leher hewan, yaitu saluran pernapasan, saluran makanan, dan dua urat nadi.
3. Olah Daging Aqiqah dengan Baik
Daging aqiqah bisa diolah jadi berbagai macam masakan. Lebih baik lagi kalau diolah jadi masakan yang enak dan disukai banyak orang.
Sebagian ulama menganjurkan untuk membagikan sebagian daging aqiqah dalam keadaan sudah dimasak. Tapi, boleh juga kok dibagikan dalam keadaan mentah.
4. Undang Kerabat dan Tetangga untuk Berbagi Kebahagiaan
Mengundang kerabat dan tetangga buat ikut menikmati hidangan aqiqah adalah salah satu bentuk syukur kita. Ini juga jadi sarana mempererat tali silaturahmi.
Gak perlu mewah-mewah kok, yang penting suasana kekeluargaan dan kebersamaannya. Sederhana tapi bermakna, itu lebih baik.
5. Cukur Rambut Bayi dan Beri Nama yang Baik
Mencukur rambut bayi adalah sunnah yang dianjurkan saat aqiqah. Rambut yang dicukur kemudian ditimbang, dan beratnya dikonversikan dalam bentuk perak atau uang yang disedekahkan.
Selain itu, berikan nama yang baik buat si kecil. Nama adalah doa, jadi pilihlah nama yang punya arti yang bagus.
6. Umumkan Kabar Gembira Kelahiran Anak
Mengumumkan kelahiran anak adalah bentuk syukur dan kebahagiaan kita. Bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya lewat media sosial atau dari mulut ke mulut.
Dengan mengumumkan kabar gembira ini, kita juga sekaligus memperkenalkan si kecil ke lingkungan sekitar.
7. Berdoa untuk Keberkahan Anak
Jangan lupa untuk selalu mendoakan si kecil agar jadi anak yang sholeh/sholehah, berbakti kepada orang tua, dan berguna bagi agama dan bangsa.
Doa orang tua itu mustajab lho! Jadi, manfaatkan momen aqiqah ini untuk memanjatkan doa-doa terbaik buat anakmu.
Kelebihan dan Kekurangan Aqiqah
Kelebihan Aqiqah
- Menghidupkan Sunnah Nabi: Aqiqah adalah amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
- Menunjukkan Rasa Syukur: Aqiqah adalah bentuk syukur atas karunia anak.
- Sarana Berbagi: Daging aqiqah bisa dibagikan ke tetangga dan kerabat yang membutuhkan.
Kekurangan Aqiqah
- Biaya: Aqiqah membutuhkan biaya yang lumayan besar.
- Persiapan: Persiapan aqiqah bisa jadi cukup merepotkan.
- Kurang Paham Tata Cara: Banyak orang yang kurang paham tata cara aqiqah yang benar.
FAQ Seputar Aqiqah
Apakah boleh aqiqah setelah dewasa?
Boleh. Jika orang tua belum sempat melaksanakan aqiqah saat anak masih kecil, anak tersebut boleh melaksanakan aqiqah untuk dirinya sendiri setelah dewasa.
Apakah boleh mengganti kambing dengan sapi untuk aqiqah?
Meskipun mayoritas ulama membolehkan sapi, secara umum disepakati bahwa menggunakan kambing atau domba tetap lebih utama (afdhal).
Mengikuti Sunnah Nabi secara Langsung: Dalil-dalil yang paling sahih dan spesifik mengenai aqiqah, seperti hadits dari Ummu Kurz dan Aisyah RA, selalu menyebutkan kambing atau domba.
Nabi Muhammad SAW mengaqiqahkan Hasan dan Husain (cucu beliau) dengan dua ekor kambing.
Nabi bersabda: "Untuk anak laki-laki dua ekor kambing, dan untuk anak perempuan satu ekor kambing." (HR. Abu Dawud, An-Nasa'i, dll.)
Kepastian dalam Ibadah: Melaksanakan ibadah sesuai dengan jenis dan jumlah yang disebutkan langsung oleh Nabi SAW dianggap sebagai cara terbaik untuk menunaikan perintah agama dengan sempurna dan keluar dari perbedaan pendapat ulama (khilaf).
Kapan waktu yang paling utama untuk melaksanakan aqiqah?
Waktu yang paling utama adalah hari ketujuh setelah kelahiran anak. Jika tidak bisa, bisa dilakukan di hari ke-14 atau ke-21.
Kesimpulan
Aqiqah Sunnah adalah ibadah yang mulia dan penuh berkah. Dengan melaksanakan aqiqah sesuai dengan tuntunan agama, insya Allah anak kita akan tumbuh menjadi anak yang sholeh/sholehah dan berbakti kepada orang tua.
Semoga panduan tata cara aqiqah sunnah ini bermanfaat buat kamu ya! Jangan ragu buat konsultasi dengan ustadz atau ulama terpercaya jika masih ada hal-hal yang kurang jelas.